Potensi Pendidikan Pondok Pesantren Penghafal Al Quran Al Mujahidin di Dusun Plumbungan Gedangrejo

Yulianti Mawarsih 13 Juni 2017 15:00:55 WIB

GEDANGREJO - Sangat beruntunglah jika ada anggota keluarga Anda atau malah Anda sendiri sebagai penghafal al-Qur’an. Berikut ini, janji Allah SWT untuk para penghafal Al-Qur’an.

1. Allah akan memberikan kepada penghafal Al Quran, mahkota kehormatan di akhirat

Sesuai dengan hadits, dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Baginda bersabda, orang yang hafal Al Quran kelak akan datang dan Al Quran akan berkata: “Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.” Maka orang tersebut diberi mahkota kehormatan. Al Quran berkata lagi: “Wahai Tuhan tambahkanlah pakaiannya.” Kemudian orang itu diberi pakaian kehormatannya. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan, ridhailah dia.” Maka kepadanya dikatakan, “Baca dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.” (HR. At Tirmidzi).

2. Para penghafal Al Quran akan dikumpulkan bersama malaikat-malaikat taat yang mulia

“Dan perumpamaan orang yang membaca Quran sedangkan ia hafal ayat-ayat-Nya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ‘alaih).

3. Para penghafal Al Quran pun akan ditinggikan derajatnya saat berada di surga.

Sesuai dengan sebuah hadits yang bunyinya, dari Abdillah bin Amri bin ‘Ash dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib quran, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau mentartilkan Al Quran di dunia sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi).

4. Para penghafal Al Quran akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW

Hadits-nya, dari Abi Umamah ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, “Bacalah Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafal).” (HR. Muslim). Anak yang mendapat syafaat, bisa membela atau menolong terutama kepada kedua orangtuanya di hari kemudian. Hadist lain, dikatakan, anak penghafal Al-Qur'an bisa membela 70 anggota keluarganya di akhirat kelak. Makna Syafaat menurut istilah, adalah penengah (perantara) bagi yang lain dengan mendatangkan suatu kemanfaatan atau menolak mudharat bagi orang lain. 

5. Tak hanya bagi para penghafal Al Quran itu sendiri, orangtua para penghafal Al Quran pun akan mendapatkan pertolongan.

Dalam hadits disebutkan, dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda “Siapa yang membaca Alquran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini? Dijawab “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Alquran”. (HR. Al Hakim).

6. Menghafal Al Quran bermanfaat bagi setiap penghafal Al Quran dalam urusan perniagaan mereka.

Dalam Alquran dijelaskan, “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Faathir : 29-30).

Pada zaman Rasulullah SAW, tak jarang para penghafal Al Quran diutamakan kedudukannya oleh Beliau, salah satunya dalam memimpin delegasi. Para penghafal Al Quran disejajarkan dengan para nabi (sederajat), hanya saja para penghafal Al Quran ini tidak mendapatkan atau dititipkan wahyu. Rasulullah Saw., bersabda, “Barangsiapa yang membaca (menghafal) Alquran, maka sungguh dirinya telah menyamai derajat kenabian hanya saja tidak ada wahyu baginya (penghafal). Tidak pantas bagi penghafal Alquran bersama siapa saja yang ia dapati dan tidak melakukan kebodohan terhadap orang yang melakukan kebodohan (selektif dalam bergaul) sementara dalam dirnya terdapat firman Allah.” (HR. Hakim).

Rasulullah SAW. akan menguji dan bertanya seputar hafalan, selanjutnya Rasulullah akan memilih para calon pegawai dengan berdasarkan pada yang paling banyak hafalannya.

“Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia..." Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab, “yaitu ahli Qu'ran (orang yang membaca atau menghafal Qur'an dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad).

Sebab menghapal quran merupakan tanda orang yang diberi anugerah berupa ilmu. Sesuai dengan firman serta Janji Allah Swt. Bagi Para penghafal Al Quran - seperti yang termaktub dalam surat Al-Ankabut ayat 49. “Sesungguhnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang dzalim.” (QS Al-Ankabut : 49).

Menjadi penghafal Al Quran tentunya sangat bermanfaat, orang iman lain akan menghormati kepada penghadal quran. Karena dengan menghormati para penghafal alquran, orang tersebut berarti telah mengagungkan Allah Swt.

Hal ini sesuai dengan yang terdapat di dalam hadits. Rasulullah bersabda “Di antara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal quran yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Alquran tidak diamalkan serta menghormati kepada penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud).

Penghafal Al Quran senantiasa akan menjadi imam dalam melaksanakan shalat berjamaah. Sebab yang bisa menjadi imam shalat adalah mereka yang paling banyak hafalannya. Seperti yang terdapat di dalam hadits.

Rasulullah Saw., bersabda: “Yang menjadi imam dalam sholat suatu kaum adalah yang paling banyak hapalannya.” (HR. Muslim).

Pondok Pesantren bagi penghafal Al Quran juga merupakan suatu potensi bagi masyarakat sekitarnya. Pondok Pesantren Al Mujahidin Karangmojo salah satu contohnya. Pondok pesantren bagi penghafal Al Quran yang bertempat di dusun Plumbungan RT.05/01 ini sedang dalam perbaikan dan perluasan ruang belajar serta asrama khusus putra guna menunjang pembelajaran. Gedung yang dulu merupakan bekas gedung SMP Muhammadiyah Karangmojo dan Balai Pengobatan tersebut, sekarang sudah mulai digunakan kembali sejak tahun lalu (2016). Pondok Pesantren ini (Al Mujahidin Karangmojo) merupakan program dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) Qatar bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul dan SMK Muhammadiyah Karangmojo sebagai penyelenggaranya. Kedepan, pondok pesantern ini akan diajukan menjadi SMK berbasis pesantren.

Bagi sedulur-sedulur Desa Gedangrejo yang memiliki putra atau saudara yang ingin belajar menjadi Hafiz penghafal Al Quran, bisa menghubungi 085-641-362-803 / 081-704-057-93 / 085-729-571-604. Bisa juga melalui email : ppmujahidinkarangmojo@gmail.com. Tanpa dipungut biaya!

Komentar atas Potensi Pendidikan Pondok Pesantren Penghafal Al Quran Al Mujahidin di Dusun Plumbungan Gedangrejo

Yulianti Mawarsih 13 Juni 2017 15:19:28 WIB
Bantu share ke teman2 njih pak Slamet
Slamet Sumbogo 13 Juni 2017 15:15:34 WIB
Viralkan!!! Baru tau ternyata di desaku ada Pondok penghafal Al Quran

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Kabar Desa Gedangrejo

Fitur Desa Gedangrejo

Laporan Dana Desa Gedangrejo WhatsApp Desa Gedangrejo Cek Status Permohonan KTP Perpustakaan Desa Gedangrejo